ADAKAH IDEALISME ITU SAMPAI KE DUNIA KERJA

SEMOGA IDEALISME MAHASISWA BISA DIPERTAHANKAN SAMPAI KE DUNIA KERJA

Live di Metro TV, demo di depan kampus UIM dulu IAIN betul-betul sangat anarkis. Bagaimana tidak jalan Sultan alauddin yang merupakan jalan utama penghubung Kota Makassar dengan Kabupaten Gowa diblokir oleh mahasiswa. praktis ribuan masyarakat pengguna jalan akan sangat terganggu. Walaupun demo itu kadang dilakukan atas nama Rakyat.

Kasian masyarakat kecil seperti sopir Angkot (pete-pete) yang harus mengejar setoran kepada juragan. Sudah pasti setoran tidak tercapai hari ini. kalau setoran saja tidak cukup bagaimana bisa dapat selisish setoran untuk nafkah keluarga di rumah. tidak menutup kemungkinan mereka akan puasa makan 1 hari.

Menyalurkan aspirasi emang harus dilakukan, disamping belajar berdemokrasi juga sangat membantu untuk mengawasi jalannya pemerintahan jika ada hal-hal tidak benar. tapi kan bisa dilakukan dengan baik, yang lebih terpuji agar masyarakat simpati dan mendukung apa yang mereka suarakan.

cerita fakta dibawah ini mungkin berguna bagi mereka mahasiswa yang idealis saat masih dikampus. agar idealismenya tetap dipertahankan sampai mereka memasuki dunia kerja kelak.

Stop korupsi…., seret para koruptor ke pengadilan“, itulah sepenggal teriakan mahasiswa saat melakukan demo di depan kampus mereka. Saat masih berada di bangku kuliah Idealismenya sangat tinggi bahkan rela berpanas-panas di siang bolong di tengah jalan untuk meneriakkan anti korupsi. Setelah lulus dari bangku kuliah mahasiswa tersebut alhmadulillah lulus dan sekarang sudah berpredikat PNS. Ketika ditugaskan untuk suatu keperluan kantor ternyata idealisme untuk tidak korupsi itu sudah luntur. terbukti Nota yang harusnya dibayar cuman 50 ribu rupiah dinaikkan menjadi 100 ribu rupiah, dengan alasan jika itu tidak dilakukan maka hidupnya akan susah. “Kenapa notanya dinaikkan, dulu kan kamu sering demo depan kampus meneriakkan anti korupsi?”. Jawabnya singkat “kalau tidak begitu pak, tidak bisa ki hidup”.

Sepenggal cerita di atas mungkin bisa jadi pelajaran bagi mereka yang sering demo. Agar kelak apa yang mereka teriakkan dijalanan bisa dipertahankan saat memasuki dunia kerja. Kalau itu sudah bisa dilakukan oleh mahasiswa kita maka insya allah 20 tahun ke depan sudah tidak ada lagi demo di depan kampus, karena senior-senior mereka yang yang sudah memang jabatan atau kekuasaan di tempat mereka bekerja tidak lagi melakukan korupsi.

Bagi pihak Universitas, sudah saatnya memikirkan suatu konsep yang lebih baik, agar mahasiswa dalam menyalurkan aspirasi bisa lebih simpatik, tidak harus menutup jalan sehingga menyusahkan banyak orang.

~ by ulaweng on 4 March 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: